Langsung ke konten utama

Cinta di usia senja


Sabtu 01 Februari 2020
23:05 WIB



Tidak biasanya ibuku nelpon selarut ini, disela-sela pembicaraan Ibuku bercerita bahwasanya sekitar 2 Malam yang lalu beliau sempat sakit, padahal sebelum tidur beliau sehat-sehat saja, tetapi ketika tengah malam perutnya mules sehingga sempat beberapa kali ke kamar Mandi ditambah sesekali muntah. Selepas itu dia meminta bapak untuk membuatkan Air garam (Oralit). Kemudian  bisa-bisanya bapakku Bikin Oralit hanya seperempat gelas, Melihat hal itu sontak Ibu kaget lalu tertawa terpingkal-pingkal. Selesai menceritakan hal itu aku menanyakan sesuatu ke beliau "Sebelumnya, baik sore, siang, pagi Ibu makan apa?" Ibu gk ada makan apa-apa. Masih kek biasanya kok. Atau Jangan-jangan, "Jangan-jangan apa?" Bapak ngasih sedikit Racun ke makanan Ibu? Mendengar hal itu Ibu terpingkal-pingkal lagi. Selesai ketawa dia berkata. "Iya" Racun cinta. Hahahaha Kita tertawa bersama. kebetulan Ibuku menghadapkan kamera kearah Bapakku, aku melihat dia tersipu malu. Cie-cie


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Moral Value

Daripada kita hanya mementingkan diri kita sendiri, ada baiknya kita juga mementingkan orang lain, karena bisa jadi ketika kita berada di posisi susah, orang lain tersebutlah yang akan membantu kita.⁣ ⁣ Jadi, tadi malam saya habis menyaksikan film  Train to busan garapan sutradara Sang-Ho Yeon, pastinya teman-teman sudah cukup familiar dengan film yang cukup hits di tahun 2016 ini. Menariknya,  saya baru saja menyaksikannya sekarang,karena dulu ketika di tawarkan untuk nonton film ini saya enggan, bukan karena tidak suka dengan Gendre-nya, bukan karena filmnya jelek dll, akan tetapi alasan saya menolak karena ada kekwatiran dalam diri saya akan kecanduan dengan flm-film korea.. hehe memang terkesan Norak, iyaa..memang saya Norak kwwk. ⁣ ⁣ Mungkin kali ini saya tidak akan panjang lebar menjelaskan terkait sinematogerapi, alur cerita, plot twist, cara bertutur film, Naskah dll. tetapi Yang mau saya sorot di sini yaitu terkait dengan moral value  atau pesan moral f...

HAKIKAT HIDUP II

 (sa'id Rabi' Abdul Halim) Aku telah melihat dihadapanku bukti Mak aku peroleh petunjuk Aduhai, bagaimana ada kaum yang tersesat dari petunjuk itu: Sungguh alangkah baiknya jika aku tahu, mengapa dia tak tahu. Tuhanku berfirman: Kun/jadilah, maka aku jadi... Kini aku hidup Potensi ku di tanganku, gunakan mewujudkan rencana ku Aku bebas dalam pikiranku baik kedurhakaan maupun ketaatan Dalam hal yang demikian jelas, mereka tersesat! Bagaimana mereka tersesat? Sungguh, alangkah baiknya jika aku tahu mengapa apa Iya tak tahu!

Kau ini bagaimana atau aku harus bagaimana.

Oleh : Gusmus Kau ini bagaimana.. Kau bilang aku merdeka kau memilihkan untukku segalanya Kau suruh aku berfikir Aku berfikir kau tuduh aku kafir Aku harus bagaimana… Kau suruh aku bergeraklah Aku bergerak kau curigai Kau bilang jangan banyak tingkah Aku diam saja kau waspadai Kau ini bagaimana... Kau suruh aku memegang prinsip Aku memegang prinsip Kau tuduh aku kaku Kau suruh aku toleran Aku toleran kau bilang aku plin-plan Aku harus bagaimana… Kau suruh aku maju Aku maju kau serimpung kakiku Kau suruh aku bekerja Aku bekerja kau ganggu aku Kau ini bagaimana... Kau suruh aku taqwa, khotbah keagamaanmu membuatku sakit jiwa Kau suruh aku mengikutimu Langkahmu tak jelas arahnya Aku harus bagaimana.. Aku kau suruh menghormati hukum, Kebijaksanaanmu menyepelekannya Aku kau suruh berdisiplin, Kau mencontohkan yang lain Kau ini bagaimana... Kau bilang Tuhan sangat dekat Kau sendiri memanggil-manggilnya dengan pengeras suara setiap saat Kau bilang kau suka damai, ...